Manusia, siapapun dia, apakah keluarga, sahabat, pasangan, atau kerabat tetaplah makhluk yang penuh keterbatasan. Mereka bisa melakukan kesalahan, lupa, atau bahkan meninggalkan kita kapan saja, baik karena jarak, konflik, maupun kematian.
Berharap kepada manusia secara berlebihan hanya akan menambah beban emosional. Meletakkan kebahagiaan di tangan orang lain, padahal mereka tidak memiliki kendali penuh atas hidup kita. Oleh karena itu, penting untuk belajar mengalihkan harapan hanya kepada Allah.
Menggantungkan hati kepada Allah ta’ala berarti meyakini dengan sepenuh jiwa bahwa segala urusan di alam semesta ini berada di bawah kendali-Nya. Seseorang yang hatinya terpaut kepada Sang Khalik tidak akan mudah goyah oleh ujian dunia. Ia memahami bahwa manusia hanyalah perantara, sementara takdir dan keputusan akhir ada pada Allah ta’ala, sebagaimana firman-Nya yang artinya, “Dan hanya kepada Rabb-mu hendaknya kamu berharap.”(QS. Al-Insyirah: 8).

Post a Comment